Skip to main content

Tutorial Memasukan Material Property Baja Ringan di SAP 2000

Material baja ringan memang berbeda dengan material baja biasa, pada material baja ringan mempunyai spesifikasi kekuatan lebih tinggi dari pada baja biasa. umumnya
Spesifikasi minimum baja ringan yang dipakai (G550) adalah:
1. Kekuatan Leleh Minimum : 550 MPa
2. Tegangan Maksimum : 550 MPa
3. Modulus Geser : 50.000 MPa
4. Modulus Elastisitas : 200.000 MPa
dan baja ringan termasuk jenis baja cold form steel yakni jenis baja yang dibentuk setelah dingin.

Maka dari itu utowo oleh sebab itu pada tutorial kali ini, tak ajari kepada anda-anda kabeh, bagaimana to sakjane cara memasukan material property untuk baja ringan pada SAP 2000,
ikuti tutorial berikut ini, wis siap?

1. Tentukan satuan yang digunakan menjadi Nmm

tutorial-SAP-baja-ringan


2. Pilih menu Define - Material


tutorial-SAP-baja-ringan3. Pilih CLDFRM lalu klik modify/show material

tutorial-SAP-baja-ringan4. Aktifkan cek list Orthotropic agar shear modulusnya bisa diisi

tutorial-SAP-baja-ringan5. Isikan parameter seperti gambar di bawah ini
tutorial-SAP-baja-ringan6. Rampung deh....

Comments

Ray said…
Penjelasan yang menarik, baru kali ini saya menemukan webblog yang memberikan penjelasan perhitungan baja ringan secara detail.
terima kasih
Ray said…
Penjelasan yang menarik, baru kali ini saya menemukan webblog yang memberikan penjelasan perhitungan baja ringan secara detail.
terima kasih
Sudiyo Utomo said…
Matur nuwun maaaas
menopo kulo pikantuk kenalan? asmanipun panjenengan sinten? daleme pundi? ko' pinter banget.... lan ikhlas banget andum ilmu....
kulo wong kebumen, pun suwe teng kupang, NTT.
argajogja said…
@Sudiyo Utomo, o.. saget mawon mas, asma kulo nggeh sami kaleh jeneng blog niki, mas Arga , Ampun Pak Arga lo, tapi mas Arga, nopo meneh pakde Arga, ndak ketok tuwo mengkeh he3x.. (padahal yo wis tuo tenan),daleme wonten jogja, tepate jogja sebelah barat, biasa mawon kok mas, mboten sah muji2 ngoten niku.., mengkeh ndak glimpang,he3x , mugi2 saget mendet manfa'at saking blog niki. Amin, salam kenal mawon, lajenengan niku wong kebumen kok nyasar teng NTT, pripune ceritane..? he3x..
satria said…
coba di cek modulus elastisitasnya deh,...seharusnya 200,000 MPa, salam
argajogja said…
@satria: iya, thanks, kamu bener 200.000 MPa walaupun ada juga yang 210000 MPa, yg jelas sekitar 200rb an udah tak ganti
caca said…
mas ditempat saya kerja pakainya sofware bukan sap 2000,soalnya sap kan buat perhitungan baja konvensional,soale klu baja ringan kan bahannya tipis jd kekuatannya rendah ama kekakuannya lemah,klu baja berat kan kaku bgt
satria said…
@mas Arga : artikel yg bagus mas,...
@mas caca : program SAP2000 realese 9 atau higher sudah dapt menghitung baja ringan (coldform) hanya perhitungan kebutuhan screwnya masih harus manual. salam
santoso said…
Pak Arga, mantap banget penjelasannya..

Pak, dari dulu saya baca2 blognya ini kok sangat bermanfaat dan bagus ya.. bapak udah pernah bikin buku pak?
kalo sudah, apa judul bukunya ya pak?
thx..
argajogja said…
@santoso : belum ada, adanya video tutorial, www.tutorialargajogja.co.cc

thanks

Popular posts from this blog

Cara Mengimport Gambar JPG ke Dalam Sketchup

Bagi Anda yang ingin tahu Cara Mengimport Gambar JPG ke Dalam Sketchup berikut videonya..

Merubah Tampilan AutoCAD 2007 ke Tampilan Classic

Ok, langsung wae, ndak selak buka puasa, bar kui kan sholat tarawih, btw koe puasa ndak? maklum hawa-hawane lagi kemrungsung, he3x.. saiki aku akan menjelaskan kepada anda-anda kabeh cara merubah tampilan AutoCAD2007 ke tampilan classic (lihat gambar diatas)dan tutorial ini bisa juga digunakan pada Autocad versi 2007 keatas, perhatikan dengan seksama, sek wis ngerti menengo wae, sek belum ngerti diperhatikan, ojo rame wae.. monggo.. 1. Buka program AutoCAD 2007, akan tampil seperti gambar dibawah ini. 2. Aktifkan toolbar view dan visual style, caranya, klik kanan disembarang toolbar, lalu aktifkan tollbar tersebut 3. klik pada tollbar view pilih top, lalu klik 2d wireframe pada toolbar visual style, lalu klik pada tombol grid (atau tekan F7 pada keyboard), lebih jelas lihat gambar dibawah.. 4. jika benar akan tampil seperti gambar dibawah ibni 5. selesai

Cara Membuat Profile Beton Pada Program ETABS

Langsung aja simak videonya Cara Membuat Profile Beton Pada Program ETABS Cara Membuat Profile Beton Pada Program ETABS